
Pengalaman belajar mengacu pada setiap interaksi antara guru dan siswa, program pembelajaran, strategi pembelajaran, dan lain-lain. Pengalaman belajar dapat diperoleh dari proses pembelajaran pada lingkup pendidikan formal di sekolah maupun di luar lingkup sekolah. Pengalaman belajar sebuah persamaan yang sama dengan “pengalaman pendidikan”. Dalam hal ini untuk konteks pengalaman belajar mengacu kepada kemajuan individu terhadap proses pembelajaran yang telah didapatkan. Sedangkan untuk pengalaman pendidikan merupakan lingkup yang sangat luas untuk dapat dijelaskan. Secara garis besar pengalaman pendidikan terkait dengan filosofi pendidikan yang merupakan hakikat dari pelaksanaan pendidikan, tujuan, cara/metode, hasil, evaluasi, dan lain-lain.
Pembelajaran berdasarkan pengalaman mempunyai keuntungan terhadap pengajar, karena siswa/i dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan oleh pengajar. Oleh karena itu, pengalaman dalam pembelajaran sangat penting untuk kemajuan siswa/i. Sehingga, tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan sebelumnya oleh pengajar/guru dapat tercapai dengan baik.
Sumber:
- https://www.teachthought.com/learning/learning-experience/
- https://en.wikipedia.org/wiki/Experiential_learning
